Beberapa peneliti mengenai kesehatan tidur di Inggris mencari tahu apa kaitan posisi tidur seseorang dengan kepribadian kita. Ternyata kaitannya cukup erat. Berikut adalah 6 posisi tidur yang paling umum dari sekitar 1.000 responden dan kepribadian mereka.
Fetal. Posisi ini menempati posisi tertinggi dengan 41 persen responden mengatakan, mereka menggunakan posisi ini saat tidur. Orang yang tidur dengan posisi ini tidur dengan meringkuk, seperti bayi yang berada di dalam rahim. Umumnya tidur di salah satu sisi tubuh, kedua kaki menekuk dekat dengan perut. Kedua tangan menekuk di depan tubuh. Kepribadian orang yang tidur dengan posisi ini umumnya terlihat tangguh di luar, tapi sebenarnya sensitif di dalamnya, juga pemalu. Tipe ini juga mudah dan cepat relaks, tidak terlalu lama memusingkan masalah.
Log atau seperti balok kayu. Sebanyak 15 persen responden penelitian ini mengatakan tidur dengan posisi ini. Layaknya balok kayu, posisi tubuh tipe log umumnya tidur dengan menumpu pada salah satu sisi tubuh, kaki dan tangan lurus, tidak tertekuk. Orang yang tipe tidurnya seperti ini ditengarai memiliki kepribadian yang santai dan mudah bersosialisasi. Amat mudah percaya kepada orang asing. Namun, sayangnya kadang mudah tertipu oleh janji orang lain.
Yearner atau perindu. Selayaknya orang yang ingin memeluk, tipe yearner tidur dengan menumpu salah satu sisi tubuh, kaki lurus tak tertekuk, namun tangan seperti ingin menggapai. Lengan tergeletak lurus, seperti ingin menggapai. Tipe seperti ini biasanya memiliki kepribadian yang terbuka, namun tetap memiliki sikap sinis dan mudah curiga. Tipe ini juga lamban dalam mencapai keputusan dan sulit untuk mengubah pendirian dan pendapatnya.
Prajurit. Posisi ini menempati posisi keempat. Seperti prajurit yang selalu berada dalam keadaan siap siaga, posisi prajurit merupakan posisi orang yang tidur dengan keadaan rapi. Tubuh dalam keadaan telentang, kedua kaki dalam keadaan lurus, masing-masing lengan berada di sisi tubuh, juga lurus. Biasanya, orang yang tidur dengan tubuh ini adalah orang yang pendiam dan pemalu, tidak menyukai keributan. Tipe ini juga memiliki standar penilaian yang tinggi.
Freefaller. Sebanyak 7 persen responden penelitian ini mengatakan tidur dengan posisi ini. Posisi ini tidur dengan keadaan tengkurap. Biasanya, orang dengan tipe posisi tidur ini cenderung ceroboh, tergapah-gopoh, juga sensitif, namun memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi. Sayangnya, sulit untuk menerima kritik.
Bintang laut. Untuk mereka yang tidur dengan posisi kedua lengan tertekuk dan ditempatkan di sisi kepala, mereka ditengarai memiliki kepribadian sosial yang tinggi. Biasanya, mereka yang tidur dengan posisi yang dimiliki 5 persen para responden ini memiliki kepribadian yang mudah berteman. Siap untuk mendengarkan orang lain dan mudah menawarkan bantuan. Tipe ini pun memiliki sifat yang rendah hati, karenanya tak terlalu menyukai menjadi pusat perhatian.
Namun, para peneliti ini juga mengingatkan, seperti apa pun posisi tidur Anda, yang terpenting adalah bahwa Anda mendapatkan cukup waktu tidur, juga tidur dengan nyenyak. Kekurangan tidur dan masalah tidur lain bisa menimbulkan masalah pada kesehatan.(kompas)
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
27 Desember 2011
Merokok Mengkonsumsi Racun
Kalo kita berbicara tentang rokok, apa yang tersirat dalam pikiran anda?? Tembakau kering yang terbungkus kertas , yang dibakar dan dihisap asapnya, dan tentu bahaya-bahaya yang terkandung dalam sebatang rokok itu bukan?? Yaa, sebagian besar masyarakat tentu saja telah mengetahui dampak negatif dan bahaya yang di timbulkan dari kandungan yang terdapat dalam rokok tersebut jika asapnya masuk kedalam tubuh kita.
Perokok dibagi menjadi dua jenis, yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif adalah seorang perokok yang memang sengaja menikmati dan menghisap asap dari tembakau yang dibakar. Sedangkan, perokok pasif adalah seseorang yang memang bukan pecandu rokok atau perokok namun ia ikut menghisap sisa asap yang dikeluarkan oleh perokok aktif.
Baik perokok aktif maupun perokok pasif memiliki dampak negatif yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. mungkin anda juga pernah mendengar bahwa perokok pasif lah yang lebih berbahaya terkena dampak negatifnya daripada si perokok aktif !? dalam hal ini, asap rokok terbagi menjadi dua yaitu : Asap Utama merupakan asap yang terhisap langsung dan masuk ke paru-paru perokok lalu dihembuskannya kembali. Sedangkan, Asap Sampingan merupakan asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar. Maka dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dampak yang lebih besar dari bahaya rokok dialami oleh seorang perokok pasif.
Namun, hal itu juga bukan berarti menunjukan bahwa perokok aktif tidak memiliki dampak yang berbahaya pula. Kedua-duanya memiliki dmpak negatif yang sama. Tetapi mengapa, masih banyak saja dari mereka yang tetap mempertahankan statusnya sebagai pecandu rokok atau perokok meskipun mereka telah mengetahui dampak negatif dan bahaya yang ditimbulkan dari rokok yang mereka hisap.??? Bahkan, dalam bungkus rokok pun tertera efek buruk dan bahaya yang ditimbulkan dari rokok. Mereka tak sadar atau memang tidak bisa mengontrol diri untuk memberhentikan kebiasaannya merokok.??
Dalam sebatang rokok, ternyata terdapat tiga komponen racun yang paling utama :
1. Karbonmonoksida (CO)
Karbonmonoksida merupakan gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau yang dapat mengakibatkan menurunnya tingkat kemampuan darah dalam membawa oksigen. Sekitar 3-5% dari asap rokok terdiri dari CO. Jika racun tersebut terserap oleh tubuh kita, maka oksigen dalam darah akan terusir. Karena hemoglobin (sel darah merah yang mengikat O2 dan menyalurkannya ke seluruh tubuh) lebih senang mengikat CO daripada O2, dan pada akhirnya hemoglobin tidak menyalurkan oksigen(O2) ke seluruh tubuh malah akan menyalurkan racun CO ke seluruh tubuh yang menyebabkan tubuh kekurangan O2.
2. Nikotin
Nikotin adalah salah satu obat perangsang atau zat kimia yang dapat merusak jantung dan menghambat sirkulasi darah dalam tubuh yang sifatnya membuat pemakai/penggunanya kecanduan/ketagihan. Tingginya kadar nikotin juga dapat mempengaruhi sistem saraf pusat yang menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah di seluruh tubuh. sebab nikotin akan meningkatkan rangsangan pada dinding pembuluh darah, sehingga dinding pembuluh darah menebal dan menghambat aliran darah yang yang akan disalurkan keseluruh tubuh. oleh karena itu, nikotin dapt meningkatkan tekanan darah, penyakit jantung, stroke dan gangguan kehamilan.
3. Tar
Tar merupakan partikel padat yang dikeluarkan pada saat tembakau dibakar dan terdiri dari 4000 zat kimia yang berbahay untuk tubuh. selain itu, kandungan yang tersimpan dalam tar sebanyak 43 bahan karsinogenik, yaitu zat adiktif berbahaya yang dapat menimbulkan kanker. Zat-zat kimia yan terkandung dalam tar juga dapat menyerang paru-paru dan saluran pernafasan.
Dari penjelasan 3 kadungan zat berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok tersebut, sebenarnya sudah dapat terlihat betapa bahayanya tubuh seseorang yang begitu banyak menghisap asap rokok baik perokok aktif maupun perokok pasif. Telah banyak orang yang mengerti akan bahaya rokok, tetapi tidak banyak pula yang peduli akan hal tersebut. Dampak yang akan dirasakan dalam waktu jangka panjang yang mungkin saat ini belum terasa dampak negatifnya.
Biasakan diri untuk terhindar dan terlepas dari jeratan candu rokok, untuk hidup yang lebih sehat !!!
22 November 2011
Tanaman Anti Nyamuk
Selama ini tumbuhan anti nyamuk yang populer baru lavender. Sebenarnya ada lagi tanaman lain yang bisa menangkal kehadiran nyamuk. Apalagi musim penghujan mulai tiba, saatnya kita waspada dari wabah penyakit demam berdarah, cikungunya, dan penyakit lain yang disebabkan nyamuk.
Bagi kamu yang belum tahu, ini dia 7 tanaman yang bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk.
1. Geranium
Nama lainnya Tapak Dara. Tanaman ini mengandung geraniol dan sitronelol yang dapat mengusir nyamuk. Kedua zat yang dimiliki Geranium dapat dengan mudah terbang memenuhi udara. Tanam saja Geranium ke dalam pot atau langsung di tanah. Tempatkan di tempat yang mudah terkena tiupan angin, saat daun-daun Geranium bergesakan, aroma zat yang ada di tanaman ini akan tercium, membuat nyamuk menjauh dari ruangan.
2. Zodia
Tanaman ini asli dari Indonesia berasal dari Papua, dimana orang-orang Papua akan menggosok-gosokkan daun ini sebelum masuk hutan agar terlindung dari serangga terutama nyanuk. Zodia memiliki dua zat yang dapat membuat nyamuk kabur, yaitu Evodiamine dan Rutaecarpine. Untuk merasakan manfaatnya, Zodia bisa ditanam di ruang yang banyak tertiup angin agar aromanya tercium dan mengusir nyamuk.
3. Serai wangi
Serai akrab dikenal sebagai salah satu bumbu dapur, tapi ia memiliki zat Geraniol dan Sitronelal yang tidak disukai nyamuk. Menanam serai cukup mudah, tinggal tempatkan di pekarangan rumah saja.
4. Akar Wangi
Tanaman ini dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai nyamuk Aedes Aegypti. Tanam akar wangi di pekarangan rumah untuk merasakan manfaatnya.
5. Lavender
Tanaman ini aslinya dari Swiss, dan telah dimanfaatkan sebagai bahan pembuat lotion anti nyamuk. Bunga Lavender yang berwarna ungu memiliki zat Linalool dan Lynalyl acetate yang tidak disukai nyamuk. Tanam Lavender dalam pot atau tanah, untuk merasakan manfaatnya ambil bunganya dan gosok-gosokkan ke kulit.
6. Rosemary
Bunga Rosemary menghasilkan bau seperti aroma minyak kayu putih. Aroma yang tidak disukai oleh nyamuk karena mengacaukan penciumannya. Tanaman ini dapat ditanam ke dalam pot atau tanah. Di dekat jendela. Untuk pemanfaatannya, ambil daunnya yang berbentuk jarum dan digosokkan ke kulit.
7. Kecombrang
Kecombrang, kantan, atau honje (Etlingera eliator; sinonim Nicolaia elatior, Phaeomeria speciosa) adalah sejenis tumbuhan rempah dan merupakan tumbuhan tahunan berbentuk terna yang bunga, buah, serta bijinya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Bunga ini juga dapat mengusir nyamuk. Nama lainnya adalah kincung (Medan) serta siantan (Malaya). Orang Thai menyebutnya kaalaa, harga tanaman ini cuma 1500/satuannya.
9 November 2011
Penanganan Kanker Serviks
Asam cuka ternyata tidak hanya menambah rasa sedap dalam masakan, tapi juga berguna mendeteksi dini kanker serviks secara mudah dan murah. Deteksi dini kanker serviks dengan asam cuka ini disebut metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Metode ini sudah dikenalkan sejak 1925 oleh Hans Hinselman dari Jerman, tetapi baru diterapkan sekitar tahun 2005.
Kementerian Kesehatan RI pun sudah mengadopsinya. Cara ini selain mudah dan murah, juga memiliki keakuratan sangat tinggi dalam mendeteksi lesi atau luka prakanker, yaitu mencapai 90 persen.
Deteksi dini dengan cara mengoleskan asam cuka 3-5 persen di daerah mulut rahim (serviks) ini tidak harus dilakukan oleh dokter, tetapi bisa dipraktikkan oleh tenaga terlatih seperti bidan di puskesmas. Dan dalam waktu sekitar 60 detik sudah dapat dilihat jika ada kelainan, yaitu munculnya plak putih pada serviks. Plak putih ini bisa diwaspadai sebagai luka prakanker.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meneliti penerapan IVA di India, Thailand, dan Zimbabwe. Efektivitasnya ternyata tidak lebih rendah daripada pap smear.
Selain kinerja yang sama dengan tes lain dan hasilnya bisa segera diketahui, IVA juga menawarkan keuntungan lain, yakni praktis, hanya memerlukan alat sederhana, dan harganya terjangkau.
Inke Maris, pakar komunikasi yang juga salah seorang pendiri Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia (Ipkasi), mengatakan sudah banyak puskemas yang mampu memberikan layanan tes IVA ini dengan biaya sekitar 15 ribu rupiah.
"Bahkan, sejumlah daerah sudah menerbitkan Perda yang menetapkan harga hanya 5 ribu rupiah untuk pemeriksaan IVA," tambah Dr. Basalama Fatum, MKM, Kasubdit Kanker Dit. PPTM, Kemenkes RI.
Terapi ini berlangsung singkat, kira-kira 5 menit. Memang ada rasa tidak nyaman ketika menjalani terapi ini. Kebanyakan perempuan merasakan sensasi dingin dan sedikit kram, atau kadang terasa hangat menjalar di tubuh bagian atas serta wajah.
Kemudahan dalam melakukan pemeriksaan sekaligus penanganan jika ditemukan luka prakanker ini memacu membuat program See and Treat semakin banyak diterapkan di sejumlah puskesmas. Diharapkan dengan IVA, akan makin banyak perempuan yang terjangkau oleh deteksi dini kanker serviks, sehingga angka kejadian kanker ini dapat diturunkan.
Manfaat Lulur
Tradisi lulur untuk perawatan kulit itu sudah ada secara turun temurun, terutama dikalangan putri-putri Kraton dan istana-istana di Jawa. Di kerajaan-kerajaan lain pun ada tradisi seperti ini, tapi nama, dan ramuannya juga berbeda sesuai dengan bahan-bahan yang ada di daerah kerajaan tersebut.
Sekarang ini lulur sudah bukan rahasia lagi, karena penggunaannya sudah dikembangkan dan diproduksi sebagai bagian kosmetika tradisional. Kini lulur juga sudah merupakan aset bangsa. Lulur dapat digunakan oleh wanita mana saja dari kalangan manapun yang merasa cocok.
Lulur terbuat dari rimpang temugiring (Curcumaeheyneanae Rhizoma) dan daun kemuning (Murrayapaniculata Jack) yang berisi minyak terbang damar, murraya dan zat samak.
"Khasiat bahan-bahan tersebut untuk melepaskan kulit ari yang sudah menua, mencerahkan dan menghaluskan kulit, selain itu juga bisa untuk menghilangkan noda-noda kulit, dan mencegah gatal-gatal," kata KRAy. SM. Anglingkusumo, Pakar Kecantikan Tradisional
Untuk cara penggunaannya yaitu, serbuk lulur sebelumnya dicampur terlebih dahulu dengan air sari mawar, lalu dioleskan pada seluruh tubuh, sambil digosok gosok sampai kering dan berjatuhan bersama kotoran kulit dan kulit ari yang menua, jadi seperti kosmetika modern yang disebut "peeling". Biasanya yang ideal dilakukan secara teratur dua kali seminggu. Setelah itu dilanjutkan mandi dengan air berempah (air yang diberi rebusan rempah-rempah).
"Benarkah Terapi Ikan Bisa Tularkan HIV..?"
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belum lama ini Health Protection Agency (HPA) mengklaim orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, memiliki luka terbuka, ataupun penderita diabetes atau psioriasis (menurunnya sistem kekebalan tubuh) tidak dianjurkan untuk melakukan fish therapy atau terapi ikan. Pasalnya, terapi ini berpotensi menularkan sejumlah virus penyebab infeksi seperti hepatitis ataupun HIV.
Layanan fish spa atau terapi ikan saat ini banyak ditawarkan di mal-mal atau pusat-pusat perbelanjaan. Terapi dengan memanfaatkan ratusan ikan Garra Rufa ini dipercaya dapat mengatasi berbagai permasalahan seputar kulit.
Menanggapi laporan tersebut, Ketua Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin) Jakarta Raya yang juga staf pengajar dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, Hindra Irawan Satari menyatakan tidak yakin akan laporan yang mengatakan HIV bisa ditularkan melalui ikan dan air kolam.
"Menularkan HIV tidak sesederhana itu. Menularkan HIV memerlukan kontak yang erat, jumlah virus yang banyak, media yang baik, dan daya tahan. Air kolam bukan media yang baik untuk virus HIV," katanya, saat ditemui dalam acara Seminar Sehari Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (7/11/2011).
Hindra menambahkan, sampai saat ini, dia belum pernah mendengar bahwa ada ikan yang dapat membawa HIV. Selain itu, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa ikan bisa menjadi perantara transmisi HIV antar manusia ke manusia.
"Kita tahu, kalau demam berdarah itu ditularkan melalui gigitan nyamuk, begitu juga dengan penyakit kaki gajah dan leptospirosis pada gigitan tikus. Tapi belum ada publikasi yang menyatakan bahwa virus HIV bisa ditularkan lewat ikan," katanya.
Hindra mengatakan, air bak atau kolam yang cenderung kotor mungkin saja bisa menjadi faktor pemicu timbulnya penyakit kulit, karena banyaknya bakteri dan kuman di dalammya. Namun jika dikaitkan dengan penularan HIV, Hindra mengaku belum mempunyai bukti yang pasti antara keduanya.
"Saya tidak yakin air yang di kolam itu media yang bagus untuk virus HIV. Dan logika saya, penularan HIV tidak sesederhana itu dan HIV medianya bukan air kolam," terangnya.
"Sesama Bisa Mempengaruhi Berat Badan Wanita"
Bobot tubuh kita ternyata juga dipengaruhi oleh teman dekat. Penelitian telah membuktikannya.
Para ilmuwan yang meneliti makan siang dan makan malam orang dewasa, menyimpulkan bahwa wanita akan lebih banyak makan ketika bersama wanita lain. Mereka makan lebih sedikit ketika bersantap bersama pria.
Pria, menurut studi itu, justru sebaliknya. Mereka akan makin banyak makan ketika dikelilingi perempuan.
Peneliti utama studi ini adalah mahasiswa pascasarjana Indiana University of Pennsylvania, Molly Allen-O'Donnell. Dia punya asumsi, makanan membawa pengaruh besar terhadap pembentukan opini.
Dalam penelitian ini, dia mencontohkan perempuan kulit putih dewasa akan makan makin sedikit agar tampil lebih feminin. Pria kulit putih makan lebih banyak untuk meningkatkan persepsi maskulinitas mereka.
Para ahli juga menemukan bahwa wanita mungkin merasa lebih santai jika bersama sesama wanita, terutama ketika makan. Penelitian juga menyimpulkan perempuan sangat percaya bahwa mereka dinilai berdasarkan banyaknya makanan yang mereka konsumsi.
Kalau Anda bagaimana?
Dengan Berpuasa Bisa Menyembuhkan Diri
Selain untuk ibadah, berpuasa juga bisa dilakukan sebagai cara alami untuk penyembuhan dan menjaga kesehatan tubuh. Berpuasa mengistirahatkan organ pencernaan dan menghilangkan racun dalam tubuh — atau yang biasa disebut dengan proses detoksifikasi. Daya tahan tubuh pun meningkat.
Selain bermanfaat secara fisik, puasa juga memberikan manfaat bagi mental. Puasa membuat pikiran menjadi jernih sehingga konsentrasi meningkat dan kekuatan pikiran terbangun untuk menghadapi tantangan kehidupan.
Puasa juga dianggap sebagai sadhana (praktik spiritual). Dengan berpuasa, aktivitas fisik secara umum akan menurun sehingga tersedia lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas spiritual seperti introspeksi diri, meditasi, zikir, japa (mantra chanting), dsb. Selain itu, puasa dapat digunakan untuk berlatih “mengistirahatkan rasa” (withdrawal of senses) dengan menarik perhatian dari rangsangan luar dan mengarahkannya ke dalam diri.
Latihan ini berguna untuk meningkatkan kesadaran (mindfulness) yang berujung pada penguasaan diri, baik secara fisik, pikiran, emosional dan spiritual.
Bila puasa dapat memberikan manfaat kesehatan, maka menggabungkannya dengan yoga dapat memberikan manfaat ganda bagi tubuh. Walaupun vitalitas tubuh terbatas selama berpuasa, bukan berarti aktivitas yoga (baca: asanas) menjadi terhenti. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim tetap dapat berlatih yoga dengan menyesuaikan waktu.
Lakukan gerakan stretching secukupnya di pagi hari setelah sholat Subuh, seperti Sun Salutation, untuk menyemangati diri menyambut hari. Di sore hari, saat kekuatan tubuh sudah berkurang, lakukanlah beberapa gerakan restorative, yaitu pose yoga yang dilakukan secara lembut serta dengan bantuan alat (props) untuk mengurangi ketegangan otot (muscular tension). Akhiri dengan hening sejenak (atau meditasi) sambil menunggu bedug untuk berbuka.
Semoga dengan berpuasa dan berlatih yoga, kita dapat meningkatkan kapasitas diri dan menjelma menjadi insan yang lebih baik.
Makanan Anti Jerawat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski tidak ada makanan super untuk mencegah timbulnya jerawat, namun menurut penelitian di bidang diet dan kulit, terungkap pola makan yang kaya buah dan sayuran sangat baik untuk kulit. Makanan sehat ini akan mengurangi inflamasi dan komedo.
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianjurkan:
1. Vitamin A
Vitamin A membantu mengatur siklus regenerasi kulit sehingga tidak ada lagi protein dan minyak penyebab jerawat yang tersumbat. "Vitamin A adalah kandungan utama obat-obatan jerawat," kata Marmur. Sumber terbaik vitamin A adalah minyak ikan, salmon, wortel, bayam, dan brokoli. Meski begitu jangan berlebihan mengonsumsi vitamin A karena bisa bersifat toksik.
2. Zinc
Penelitian menunjukkan orang yang berjerawat pada umumnya memiliki kadar zinc (seng) yang rendah. Zinc diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang tidak nyaman untuk pertumbuhan P.acnes. Selain itu mineral ini berguna untuk meredakan kulit yang iritasi. Zinck ditemukan pada almonds, kacang-kacangan, atau daging.
3. Vitamin E dan C
Antioksidan dalam vitamin E dan C memiliki efek menenangkan pada kulit. Vitamin C bisa ditemukan pada jeruk, pepaya, tomat, atau kiwi. Sementara vitamin E didapat dari kacang, minyak zaitun, brokoli, alpukat, dan sayuran hijau.
4. Selenium
Mineral selenium mengandung antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas.
Penelitian juga menyebutkan, bersama vitamin E selenium akan mempercepat penyembuhan jerawat. Sumber selenium antara lain daging salmon, tuna, kacang, telur, dan beras merah.
5. Omega 3
Asam lemak omega-3 mencegah molekul yang bisa menyebabkan inflamasi yang memicu gangguan kulit. Sumber omega-3 terbaik adalah ikan laut dalam, minyak flaxseed, dan kacang-kacangan.
6. Air
Air akan membantu menghidrasi tubuh dan melembabkan kulit. Konsumsi air yang cukup juga menghilangkan toksin yang memicu masalah kulit.
Kebiasaan Makan Yang Salah dan Solusinya
TRIBUNNEWS.COM - Tanpa disadari sering kita tidak memperhatikan kebiasaan makan sehari-hari, misalnya karena sibuk di kantor, Anda ingin sedikit memanjakan diri dengan makan makanan berlemak. Atau karena tiba di rumah sudah agak larut, Anda makan malam sambil lesehan menonton televisi.
Kebiasaan seperti ini ternyata sangat tidak bersahabat untuk lingkar pinggang alias berpotensi bikin tubuh Anda menjadi melar. Karena tidak menyadari kesalahan tersebut, Anda juga jadi lebih sulit untuk mengenyahkan timbunan lemak yang berlebihan.
"Kebiasaan yang paling berbahaya adalah ketika kita tidak merasa bahwa itu sesuatu yang penting," ungkap pakar diet Dawn Jackson Blatner, yang juga penulis buku The Flexitarian Diet.
"Ketika orang menambah berat badan, mereka sering tidak mengira bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang sangat penting, dan itu bisa saja benar. Anda tidak perlu melakukan sesuatu yang besar untuk menambah berat badan 5 kg dalam setahun."
Tapi jangan khawatir, jika Anda terbiasa dengan apa yang Anda lakukan, kebiasaan buruk tersebut masih bisa diperbaiki. Coba lihat apakah Anda kerap melakukan hal-hal di bawah ini, dan bagaimana memperbaikinya.
Makan saat tidak focus
Hal ini mungkin tidak sebahaya ketika Anda mengemudi sambil SMS-an atau sambil memelototi giant screen yang ada di pinggir jalan. Namun makan sambil membaca majalah, atau sambil browsing internet, akan menyebabkan Anda tidak mengontrol apa yang masuk ke mulut Anda. Ketika perhatian Anda sedang teralihkan, Anda cenderung makan lebih banyak daripada yang Anda perlukan. Hal itu tidak Anda disadari sampai Anda menghabiskannya, karena multi-tasking membuat Anda sulit mendeteksi rasa kenyang.
Menurut berbagai penelitian, makan sambil melakukan kegiatan lain bisa menyebabkan kurangnya rasa puas dengan makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, Anda terdorong untuk makan lebih banyak.
Solusinya sederhana saja: fokuslah dengan makanan Anda ketika sedang makan, dan sebaiknya lakukan di atas meja makan.
Makan sambil berdiri
Kondisinya hampir sama dengan yang terjadi ketika Anda makan sambil nonton televisi atau sambil membaca buku. Misalnya, makan sambil bersandar di pantry, atau sambil berjalan ke suatu tempat karena ingin menghemat waktu.
Menurut Judith S. Beck, penulis buku The Beck Diet: How to Think Like a Thin Person, sebaiknya Anda tidak memasukkan apapun ke mulut saat Anda berdiri atau berjalan. Sebab, orang cenderung makan lebih banyak dan lebih cepat ketika sedang berdiri atau berjalan, ketimbang saat duduk. Bayangkan ketika ada kiriman cookies atau donat di kantor, lalu teman-teman Anda menyerbu ke meja tempat makan tersebut disajikan. Asyik bukan, ngobrol sambil terus-menerus mencomot cookies? Akibatnya Anda tak menyadari berapa banyak kalori yang sudah masuk ke tubuh Anda.
Menurut Judith S. Beck, penulis buku The Beck Diet: How to Think Like a Thin Person, sebaiknya Anda tidak memasukkan apapun ke mulut saat Anda berdiri atau berjalan. Sebab, orang cenderung makan lebih banyak dan lebih cepat ketika sedang berdiri atau berjalan, ketimbang saat duduk. Bayangkan ketika ada kiriman cookies atau donat di kantor, lalu teman-teman Anda menyerbu ke meja tempat makan tersebut disajikan. Asyik bukan, ngobrol sambil terus-menerus mencomot cookies? Akibatnya Anda tak menyadari berapa banyak kalori yang sudah masuk ke tubuh Anda.
Jalan-jalan tanpa rencana
Ketika Anda mendadak ingin menghabiskan akhir pekan di Puncak, lalu Anda berangkat dalam keadaan perut keroncongan, besar kemungkinan Anda akan berhenti di rest area atau di restoran fast food yang Anda temukan di sepanjang jalan. "Akhirnya Anda makan sesuatu yang akan Anda sesali belakangan," ujar Karen Ansel, pakar diet dan juru bicara American Dietetic Association.
Jika perut memang sedang lapar, lebih baik bawa beberapa cemilan sehat yang bisa dimakan di perjalanan, seperti buah-buahan. Atau, rencanakan sejak awal dimana atau bagaimana Anda akan mengisi perut. Paling baik sih, membawa bekal makanan sendiri dari rumah.
Jika perut memang sedang lapar, lebih baik bawa beberapa cemilan sehat yang bisa dimakan di perjalanan, seperti buah-buahan. Atau, rencanakan sejak awal dimana atau bagaimana Anda akan mengisi perut. Paling baik sih, membawa bekal makanan sendiri dari rumah.
Tidak merencanakan menu makanan sebelumnya
Kita cenderung memutuskan apa yang ingin dimakan saat kita sudah berada di depan food court atau deretan warung. "Menjelang makan siang, tiba-tiba Anda sudah berdiri di depan sajian makanan atau lemari es, lalu mencoba memutuskan apa yang akan dimakan dan berapa banyak yang akan dimakan," papar Scott Kahan, direktur George Washington University Weight Management Program di Washington, D.C. Bila tidak merencanakannya, Anda cenderung akan memilih makanan yang terlihat paling menggiurkan.
Bandingkan jika Anda merencanakannya sebelumnya. "Aku mau sayuran ah, siang ini. Kemarin sudah makan yang daging-dagingan!" begitu kata Anda saat sedang bersiap turun dari kantor. Menurut Kahan, kebiasaan merencanakan menu makanan akan membuat Anda lebih mudah makan lebih sehat
15 Oktober 2011
Penjelasan Singkat Tentang Sinusitis
Apakah sinusitis itu?
Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Sinusitis banyak ditemukan pada penderita hay fever yang mana pada penderita ini terjadi pilek menahun akibat dari alergi terhadap debu dan sari bunga. Sinusitis juga dapat disebabkan oleh bahan bahan iritan seperti bahan kimia yang terdapat pada semprotan hidung serta bahan bahan kimia lainnya yang masuk melalui hidung. Jangan dilupakan kalau sinusitis juga bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tulisan kali ini lebih menitikberatkan pembahasan pada sinusitis yang disebabkan oleh infeksi.
Apakah sinus itu?
Sinus atau sering pula disebut dengan sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat dari tulang tenggkorak di sekitar wajah, yang berfungsi untuk memperingan tulang tenggkorak. Rongga ini berjumlah empat pasang kiri dan kanan. Sinus frontalis terletak di bagian dahi, sedangkan sinus maksilaris terletak di belakang pipi. Sementara itu, sinus sphenoid dan sinus ethmoid terletak agak lebih dalam di belakang rongga mata dan di belakang sinus maksilaris. Dinding sinus terutama dibentuk oleh sel sel penghasil cairan mukus. Udara masuk ke dalam sinus melalui sebuah lubang kecil yang menghubungkan antara rongga sinus dengan rongga hidung yang disebut dengan ostia. Jika oleh karena suatu sebab lubang ini buntu maka udara tidak akan bisa keluar masuk dan cairan mukus yang diproduksi di dalam sinus tidak akan bisa dikeluarkan.
Penyebab Sinusitis
Sinusitis dapat terjadi bila terdapat gangguan pengaliran udara dari dan ke rongga sinus serta adanya gangguan pengeluaran cairan mukus. Adanya demam, flu, alergi dan bahan bahan iritan dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ostia sehingga lubang drainase ini menjadi buntu dan mengganggu aliran udara sinus serta pengeluaran cairan mukus. Penyebab lain dari buntunya ostia adalah tumor dan trauma. Drainase cairan mukus keluar dari rongga sinus juga bisa terhambat oleh pengentalan cairan mukus itu sendiri. Pengentalan ini terjadi akibat pemberiaan obat antihistamin, penyakit fibro kistik dan lain lain. Sel penghasil mukus memiliki rambut halus (silia) yang selalu bergerak untuk mendorong cairan mukus keluar dari rongga sinus. Asap rokok merupakan biang kerok dari rusaknya rambut halus ini sehingga pengeluaran cairan mukus menjadi terganggu. Cairan mukus yang terakumulasi di rongga sinus dalam jangka waktu yang lama merupakan tempat yang nyaman bagi hidupnya bakteri, virus dan jamur.
Tipe Sinusitis
Sinusitis dapat dibagi menjadi dua tipe besar yaitu berdasarkan lamanya penyakit (akut, subakut, khronis) dan berdasarkan jenis peradangan yang terjadi (infeksi dan non infeksi). Disebut sinusitis akut bila lamanya penyakit kurang dari 30 hari. Sinusitis subakut bila lamanya penyakit antara 1 bulan sampai 3 bulan, sedangkan sinusitis khronis bila penyakit diderita lebih dari 3 bulan. Sinusitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus walau pada beberapa kasus ada pula yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan sinusitis non infeksi sebagian besar disebabkan oleh karena alergi dan iritasi bahan bahan kimia. Sinusitis subakut dan khronis sering merupakan lanjutan dari sinusitis akut yang tidak mendapatkan pengobatan adekuat.
Gejala Sinusitis
Gejala sinusitis yang paling umum adalah sakit kepala, nyeri pada daerah wajah, serta demam. Hampir 25% dari pasien sinusitis akan mengalami demam yang berhubungan dengan sinusitis yang diderita. Gejala lainnya berupa wajah pucat, perubahan warna pada ingus, hidung tersumbat, nyeri menelan, dan batuk. Beberapa pasien akan merasakan sakit kepala bertambah hebat bila kepala ditundukan ke depan. Pada sinusitis karena alergi maka penderita juga akan mengalami gejala lain yang berhubungan dengan alerginya seperti gatal pada mata, dan bersin bersin.
Bagaimana mendiagnosa sinusitis?
Sinusitis sebagian besar sudah dapat didiagnosa hanya berdasarkan pada riwayat keluhan pasien serta pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter. Hal ini juga disebabkan karena pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI yang walaupun memberikan hasil lebih akurat namun biaya yang dikeluarkan cukup mahal. Pada pemeriksaan fisik akan ditemukan adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan disekitar mata dan dahi. Pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI baru diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal. Rhinoskopi, sebuah cara untuk melihat langsung ke rongga hidung, diperlukan guna melihat lokasi sumbatan ostia. Terkadang diperlukan penyedotan cairan sinus dengan menggunakan jarum suntik untuk dilakukan pemeriksaan kuman. Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan jenis infeksi yang terjadi.
Bagaimana mengobati sinusitis?
Untuk sinusitis yang disebabkan oleh karena virus maka tidak diperlukan pemberian antibiotika. Obat yang biasa diberikan untuk sinusitis virus adalah penghilang rasa nyeri seperti parasetamol dan dekongestan. Curiga telah terjadi sinusitis infeksi oleh bakteri bila terdapat gejala nyeri pada wajah, ingus yang bernanah, dan gejala yang timbul lebih dari seminggu. Sinusitis infeksi bakteri umumnya diobati dengan menggunakan antibiotika. Pemilihan antibiotika berdasarkan jenis bakteri yang paling sering menyerang sinus karena untuk mendapatkan antibiotika yang benar benar pas harus menunggu hasil dari biakan kuman yang memakan waktu lama. Lima jenis bakteri yang paling sering menginfeksi sinus adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus pyogenes. Antibiotika yang dipilih harus dapat membunuh kelima jenis kuman ini. Beberapa pilihan antiobiotika antara lain amoxicillin, cefaclor, azithromycin, dan cotrimoxazole. Jika tidak terdapat perbaikan dalam lima hari maka perlu dipertimbangkan untuk memberikan amoxicillin plus asam klavulanat. Pemberian antibiotika dianjurkan minimal 10 sampai 14 hari. Pemberian dekongestan dan mukolitik dapat membantu untuk melancarkan drainase cairan mukus. Pada kasus kasus yang khronis, dapat dipertimbangkan melakukan drainase cairan mukus dengan cara pembedahan.
Apa komplikasi dari sinusitis?
Komplikasi yang serius jarang terjadi, namun kemungkinan yang paling gawat adalah penyebaran infeksi ke otak yang dapat membahayakan kehidupan.
Kesimpulan
Sinusitis jika diobati secara dini dengan pengobatan yang tepat akan mampu sembuh dengan baik. Segeralah ke dokter jika anda menjumpai gejala gejala sinusitis.
10 Oktober 2011
Perawatan Kulit
Kompas.com - Matahari, stres, kosmetik, atau polusi akan menyebabkan kulit kehilangan kekenyalannya sehingga tampak kurang kencang dan menua. Produk perawatan kulit seperti serum dan produk anti ageing mungkin membantu menjaga keindahan kulit.
Tapi, tahukah Anda bahwa bahan-bahan alami berikut ini telah terbukti mengembalikan kecantikan kulit. Bukan tidak mungkin di masa depan 4 bahan alami ini menjadi bahan baku utama produk perawatan.
Bulu domba
Elastisitas kulit kita berasal dari protein yang disebut keratin. Protein ini diproduksi secara alami oleh tubuh namun seiring usia dan paparan terhadap radikal bebas, produksi keratin pun menurun. Akibatnya, kulit mulai berkeriput.
Memang keratin juga bisa diperoleh dari kulit atau tanduk binatang, tetapi tidak seefektif jika berasal dari kulit sendiri. Untungnya para ilmuwan berhasil menemukan keratin yang sangat mirip dengan yang diproduksi secara alami oleh tubuh kita.
Keratin yang disebut Cynergy TK ini diperoleh dari bulu domba Selandia Baru. Dalam penelitian Cynergy TK merangsang keratin di kulit dan perkembangannya. Keratin dari bulu domba ini juga bekerja efektif karena sangat mirip dengan yang ditemukan pada kulit manusia.
Brokoli dan kol
Ingin melakukan face lift secara alami? Konsumsi saja sayuran segar seperti kol, brokoli atau tauge. Sayuran tersebut mengandung sulphorphane, komponen yang terbukti melindungi regenerasi sel kulit. Bukan hanya itu, sayuran keluarga kol ini juga memiliki kandungan antikanker, antibakteri dan detoksifikasi.
Ganggang
Ganggang diketahui akan meningkatkan regenerasi sel kulit sampai 55 persen. Para ilmuwan yang melakukan riset menemukan asam alguronik pada ganggang merupakan kunci dari khasiat ganggang bagi kulit. Selain itu ganggang juga mengandung kandungan antikeriput seperti retinol, vitamin C dan E.
Rumput laut dari Jepang
Kelp, semacam rumput laut dari Jepang, ternyata berkhasiat mengencangkan kulit yang mulai kendur. Hal ini karena tumbuhan laut ini memiliki phytessence wakame, yang mencegah aktivitas hyaluronidase yang berbahaya di kulit.
Cara Redakan Rasa Nyeri
KOMPAS.com - Rasa nyeri merupakan suatu gejala yang sering dialami oleh siapapun. Anda tak perlu langsung panik karena penyebab rasa nyeri mungkin saja bukan sesuatu yang berbahaya. Bentuk rasa nyeri bisa berbeda-beda, dapat menyerang di tempat berbeda dan mewakili beragam masalah kesehatan.
Berikut ini adalah beberapa cara meradakan dan menghilangkan rasa nyeri. Cara ini merupakan alternatif yang dapat dilakukan bila Anda tidak ingin mengonsumsi obat-obat pereda sakit :
1. Penuhi kebutuhan vitamin D
Kekurangan vitamin D bisa menjadi penyebab terjadinya nyeri otot kronis. Ikan dan sinar matahari pagi merupakan sumber terbesar untuk mendapatkan vitamin ini. Rata-rata orang memerlukan vitamin D sekitar 200 IU per hari, namun untuk mereka yang berusia 50 hingga 70 tahun kebutuhan akan vitamin D meningkat menjadi 400 IU perharinya. Bagi mereka yang telah menginjak usia di atas 70, kebutuhan vitamin D menjadi 500 IU.
Sebuah penelitian di Universitas Minnesota menemukan, 93 persen dari total responden yang mengalami nyeri muskuloskeletal non spesifik, menderita kekurangan vitamin D. Pemberian suplemen vitamin D kepada penderita mampu meredakan rasa nyeri otot yang timbul. Para peneliti penelitian juga menyimpulkan, mereka yang mengalami nyeri muskuloskeletal non spesifik, secara terus menerus, perlu menjalani skrining untuk defisiensi vitamin D.
2. Menghirup aroma apel hijau
Penelitian yang dilakukan the Smell & Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, AS, menginstruksikan peserta-- yang pada saat bersamaan sedang sakit migrain -- untuk mengendus bau tabung reaksi yang berisi apel hijau. Hasilnya menunjukkan, kondisi mereka yang menghirup bau apel hijau mengalami perbaikan dibandingkan dengan mereka yang tidak menghirup bau apel hijau. Para peneliti beranggapan, aroma yang diberikan oleh apel hijau ini mampu mengimbangi kontraksi otot yang terjadi di kepala dan leher, sehingga memberikan rasa yang melegakan di kepala. Dalam penelitian sebelumnya, bau dari apel hijau juga ditemukan dapat melawan kegelisahan.
3. Bermeditasi
Efektivitas meditasi dalam meringankan rasa nyeri tanpa memberikan efek samping telah diungkap dalam beberapa penelitian. Para pakar pada bidang ini beranggapan, bermeditasi selama kurang lebih selama satu jam mampu membantu meringankan rasa nyeri. Penelitian juga menunjukkan, meditasi juga dapat meningkatkan aktivitas otak di daerah-daerah seperti anterior cingulate cortex, anterior insula, dan orbito-frontal cortex. Tiga daerah ini merupakan bagian otak yang bertugas memetakan berbagai bentuk rasa nyeri yang diterima oleh otak dari sinyal-sinyal saraf kepada berbagai bagian dalam tubuh.
4. Balneotherapy
Balneotherapy bukanlah sesuatu hal yang asing karena cara ini telah dipraktekan sejak zaman dulu. Istilah "balneo" berasal dari kata latin "balneum" yang berarti mandi. Balneotherapy merupakan sejenis dari hydrotherapy, dimana pengobatannya dilakukan dengan cara mandi menggunakan air mineral atau air hangat. Air mineral, yang digunakan terbentuk dari magnesium sulfat atau garam Epsom, mampu melemaskan otot-otot. Baik magnesium dan sulfat merupakan mineral yang mudah diserap oleh kulit dan penelitian telah menunjukkan bahwa jumlah magnesium dalam tubuh akan meningkat setelah mandi menggunakan air yang banyak mengandung garam Epsom. Selain itu, balneotherapy juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan peradangan.
5. Terapi magnetik
Terapi magnetik merupakan metode minim risiko yang menggunakan medan magnet untuk tujuan terapeutik (pengobatan). Terapi ini dapat merangsang proses penyembuhan dan memengaruhi kualitas tidur dengan cara yang positif. Peneliti dari Universitas Virginia menunjukkan, medan magnet berkekuatan sedang dapat membantu mengurangi pembengkakan jika segera diterapkan setelah mengalami cedera. Pembengkakan pada dasarnya disebabkan dengan adanya pelebaran pembuluh darah dan magnet diyakini mampu membatasi aliran darah ke area yang mengalami cedera.
6. Chromotherapy
Chromotherapy adalah sejenis terapi alami lain yang efektif meredakan nyeri dengan menggunakan teknik warna. Mereka yang meyakini dan mendukung chromotherapy berpendapat bahwa asal muasal dari berbagai penyakit atau kondisi kesehatan dapat dipetakan dengan melihat kurangnya sebuah warna yang spesifik di dalam sistem tubuh manusia. Cara kerjanya adalah dengan menyinarkan warna ke tubuh untuk membantu melawan ketidakseimbangan kesehatan, dan warna biru diyakini mampu memberikan efek yang segar, rileks, dan menenangkan serta dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri.
7. Teknik pernapasan
Relaksasi dengan cara menarik nafas dalam-dalam dapat membantu meringankan sakit kepala, nyeri punggung, nyeri sendi, dan nyeri yagn disebabkan kanker. Teknik pernapasan dapat digunakan untuk meringankan pikiran sehingga nyeri tubuh dapat dikurangi, hal ini dapat terjadi dengan mempertimbangkan adanya hubungan antara pikiran dengan tubuh. Teknik ini mampu menggabungkan elemen seperti kesadaran tubuh, pernapasan, gerakan, dan meditasi dalam satu aliran. Yang lebih menggembirakan, selain mudah dan dapat dilakukan dimana pun, terapi ini tidak memerlukan biaya sedikit pun.
Caranya, bernapaslah sampai hitungan ke empat, coba untuk mengisi paru-paru Anda dengan udara dari bawah hingga atas dengan mendorong perut Anda, kemudian diikuti sampai mencapai tulang rusuk bagian bawah hingga akhirnya pastikan bagian dada Anda teluh penuh akan udara, tahan selama tiga detik, kemudian hembuskan. Bernapas dapat mengalihkan Anda dari rasa sakit.
Sebagian rasa nyeri akan datang dan pergi, dan sebagian lagi cenderung tidak kunjung hilang. Jika hal itu terjadi (nyeri yang tak kunjung hilang), itu artinya Anda perlu mendapatkan pengobatan melawan rasa sakit. (M10-11)
Benarkah Kerokan Menyehatkan.?
KOMPAS.com - Sebagai orang Indonesia, tentu Anda tidak asing dengan metode penyembuhan sendiri dengan cara menggosok tubuh dengan alat atau kerokan. Metode tradisional ini telah menjadi andalan banyak orang untuk mengatasi masuk angin, mual, atau tidak enak badan.
Meskipun terkesan tradisional, menurut ahli kedokteran olahraga dr.Michael Triangto, Sp.KO, metode kerokan memang berkhasiat untuk menyembuhkan rasa tidak enak atau demam.
"Kerokan pada dasarnya adalah menipiskan kulit. Tindakan ini membuat panas tubuh mudah keluar sehingga suhu tubuh yang semula demam menjadi turun," katanya ketika ditemui dalam acara peluncuran produk koyo pereda nyeri otot di Jakarta, Selasa (13/9/2011).
Ia menambahkan, "hasil kerokan" sebaiknya tidak acak-acakan. "Baiknya jika (dilakukan) seperti motif tulang daun atau ikan karena bentuk serat otot memang demikian. Saat kerokan pun ada faktor penekanan sehingga seperti pemijatan. Hal ini akan memberi efek pemanjangan pada otot-otot yang memendek karena peradangan. Dengan begitu rasa pegal-pegal pun akan hilang," papar dokter yang berpraktik di klinik Slim and Health ini.
Kendati begitu, Triangto menekankan bahwa tidak semua orang cocok dengan metode penyembuhan alternatif yang satu ini. "Ada yang tidak suka karena kesakitan," imbuhnya.
5 Oktober 2011
Penyebab Penyakit LUPUS
Lupus merupakan penyakit kelainan, penyakit ini setara dengan kanker yang dapat berdampak pada kematian. Tidak sedikit juga penyandang penyakit lupus ini. Telah tercatat sekitar mencapai 5 juta jiwa yang telah terdeteksi penyakit ini setiap tahunnya. Nama lupus tersendiri diambil dari se ekor binatang yaitu serigala atau anjing hutan.
Penamaan tersebut bukan karena penyakit ini berasal dari srigala atau anjing hutan, tapi lebih menjurus akan penyakit tersebut dikarenakan kelainan kulit berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.
Penyakit ini dalam ilmu kedokteran disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Dalam ilmu imunologi atau kekebalan tubuh, penyakit ini adalah kebalikan dari kanker atau HIV/AIDS. Pada Lupus, tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Dengan demikian, Lupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan kekebalan tubuh berlebihan).
Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yang pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang memengaruhi kulit. Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.
Hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit kambuh :
- Menghindari stress
- Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari
- mengurangi beban kerja yang berlebihan
- menghindari pemakaian obat tertentu
- Menghindari stress
- Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari
- mengurangi beban kerja yang berlebihan
- menghindari pemakaian obat tertentu
Langganan:
Postingan (Atom)






